Kejari Sorong Tetapkan Dua Tersangka

By admin on 2019-10-08

JAKARTA,suaramerdeka.com-Kejaksaan Negeri Sorong meetapkan dua oraang tersangka dalam perkara korupsi kegiatan normalisasi Sungai Malawili pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Papua Barat tahun anggaran 2017. Dua Tersangka itu yakni,  Direktur Utama PT PIM, R alias RS dan egawai Negeri Sipil (PNS) selaku PPK pada proyek kegiatan tersebut, IK.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan RI, Mukri mengungkapkan, proyek kegiatan normalisasi sungai Malawili ini menggunakan anggaran sebesar Rp 5,25 miliar dengan kontraktor pemenang yaitu PT PIM dengan nilai kontrak yang dimenangkannya sebesar Rp 3,998 miliar. "Yang wajib diselesaikan oleh PT PIM selama 45 hari kerja semenjak tanggal 03 November 2017 sampai dengan tanggal 17 Desember 2017," ujar Mukri di Kejaksaan Agung, Selasa (8/10).

Mukri mengatakan, PT PIM dan telah menerima pembayaran 100 persen atas persetujuan dari PPK.  Namun, dalam perjalanan waktu diketemukan adanya pekerjaan yang tidak sesuai antara volume dan kualitas pekerjaannya, yakni terdapat kerusakan di beberapa titik pekerjaan, mutu beton tidak sesuai dengan yang direncanakan, dan terdapat kekurangan volume dalam pekerjaan pasangan batu.

"Sehingga diketemukkan indikasi kerugian keuangan negara sebesar Rp 1.349.371.000," ujarnya.

Dia mengataka, duaa tersangka itu dijerat Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-undang Nomor 20/2001 tentang pPemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.(Nurokhman)